PENDAMPINGAN BELAJAR ANAK PADA MASA PADEMI COVID-19 DI KAMPUNG JETIS

  Mahasiswa UNTAG Surabaya menyelengarakan program kuliah kerja nyata mandiri yang dibimbing oleh Dosen pengampuh lapangan Hilyatu Nuha, ST.MT. Program kerja ini diusung oleh Toni Harianto mahasiswa teknik industri di Kampung Tangguh RT.15/RW.04 di Kampung Jetis, Kecamatan Wonokromo Kota Surabaya. Kampung Jetis ini berada di Jalan Jetis Agraria Gang 1, yang tepat dibelakang Mall Royal Plaza Surabaya.

Massa pademi covid-19 selain upaya memutuskan rantai penularan, aktivitas harus tetap berjalan seperti halnya sekolah. Anak - anak yang sekolah diberikan fasilitas belajar dari rumah secara tatap muka melalui aplikasi zoom dan dibantu oleh pemerintah dengan subsidi paket data.



Dokumentasi kegiatan pendampingan anak di kampung jetis


        Dampak negatif untuk anak - anak yang duduk di bangku sekolah dasar karena dengan melakukan aktivitas belajar dari rumah membuat sempit ruang gerak pada usia mereka. Toni Harianto mahasiswa teknik industri memberikan usulan program yang dapat meningkatkan dan memanfaatkan area di Kampun Jetis. Seperti pendampingan belajar anak yang pada tanggal 3 januari sampai 5 januari 2021. Selain itu membantu untuk memanfaatkan fasilitas umum seperti POS Kamling yang dijadikan Ruang Taman Baca. Memberikan fasilitas seperti rak buku dan buku-buku. 

          Proses pendampingan belajar terselenggara dengan membuahkan hasil adik - adik muali memahami mata pelajaran di sekolah. Dengan adanya program yang telah dilaksanakan ini, dapat dijadikan refrensi program kegiatan kampung secara berkala selama masa pademi. 

Mari manfaatkan fasilitas umum untuk ruang gerak anak !

Komentar